Budi Doremi Bakal Semarakan Festival Gunung Slamet #6


Artis nasional Budi Doremi bakalan tampil meramaikan gelaran Festival Gunung Slamet (FGS) di D’las Serang Purbalingga. Hal itu disampaikan oleh Joko Purnomo, pengelola obyek wisata D’Las Purbalingga ditengah persiapannya dalam penyelenggaraan Festival Gunung Slamet (FGS) tahun 2023.

Budi Doremi akan tampil menyemarakkan Festival Gunung Slamet (FGS #6) yang akan digelar di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Perhelatan itu akan digelar pada Jumat (29/7/2023) hingga Minggu (31/7/2023) mendatang.

Musisi yang bernama asli Budi Syahbudin Syukur tersebut direncanakan akan manggung di pentas music Akustik Kabut Lembut di Lembah Asri (DLas) Serang pada Sabtu (30/7/2023) malam. “Penampilan Budi Doremi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang menyaksikan rangkaian acara di (FGS) yang sudah dilaksanakan untuk keenam kalinya,” kata panitia pelaksana FGS Joko Purnomo.

Disampaikan, pentas musik akustik merupakan salah satu acara andalan dalam pelaksanaan FGS. Sejumlah musisi papan atas pernah manggung disana. Mulai dari Isyana Saraswati, Andra and The Backbone dan Anji. “Tahun ini kami menghadirkan Budi Doremi untuk menghibur pengunjung dan memeriahkan acara,” ungkapnya.

Budi Doremi merupakan musisi beraliran pop yang meroket dengan sejumlah single. Diantaranya melukis senja, mesin waktu, dan tak kan hilang. Penyanyi yang beru saja merilis album “Dua Warna Cinta” bersama virgoun ini memiliki banyak fans karena lagu-lagunya yang easy listening dan banyak yang bertemakan cinta dan humanis.

Selain itu grup Harmoni Keroncong Muda Purbalingga dan Vibration Band juga akan tampil dalam panggung musik yang dipentaskan diantara kabut lereng Gunung Slamet tersebut. “Pertunjukan ini terbuka dan gratis bagi penonton,” lanjutnya.

FGS merupakan event rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Serang Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Sejumlah acara dihelat dalam acara tersebut. Mulai dari bersih desa kirab air dari sumber air sikopyah dan perang tomat. “FGS selain menjadi moment melestarikan budaya juga menggeliatkan sektor pariwisata terutama untuk memperkenalkan Desa Serang yang merupakan desa wisata unggulan di Kabupaten Purbalingga,” imbuhnya.

Info terbaru tentang sosial masyarakat, event, wisata, budaya dan kuliner yang lagi hits.

No comments: