-->

Feat

Carousel

Showing posts with label Event. Show all posts
Showing posts with label Event. Show all posts

Monday, October 26, 2026

Tiket Rp25 Ribu Sudah Bisa Eksplor Golaga, Nonton Niken Salindry, Abah Lala dan Nyai Bendolegi

Tiket Rp25 Ribu Sudah Bisa Eksplor Golaga dan Nonton Niken Salindry, Abah Lala & Nyai Bendolegi di Golaga Fest 2026!
Event Wisata Purbalingga

Tiket Rp25 Ribu Sudah Bisa Eksplor Golaga dan Nonton Niken Salindry, Abah Lala & Nyai Bendolegi di Golaga Fest 2026!

Golaga Fest 2026 di Goa Lawa Purbalingga bersama Niken Salindry, Abah Lala dan Nyai Bendolegi
Golaga Fest 2026 — wisata alam dan hiburan dalam satu kunjungan.
Tiket Festival Rp25.000: jelajahi kawasan wisata Golaga sekaligus nikmati kemeriahan Golaga Fest 2026 sesuai ketentuan tiket.

PURBALINGGA – Kabar gembira bagi pencinta wisata dan hiburan! Golaga Fest 2026 siap menghadirkan pengalaman liburan seru di kawasan wisata alam Goa Lawa Purbalingga (Golaga), Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Mengusung perpaduan wisata alam, hiburan musik, dan pertunjukan budaya, festival ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan sekaligus menyaksikan penampilan artis favorit.

Menariknya, dengan tiket Festival Rp25.000, pengunjung sudah bisa masuk ke kawasan wisata Golaga sekaligus menyaksikan kemeriahan Golaga Fest 2026. Pengunjung juga berkesempatan menjelajahi keunikan Goa Lawa, menikmati udara sejuk pegunungan, dan menghabiskan waktu bersama keluarga maupun sahabat.

Golaga Fest 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 November 2026, mulai pukul 09.30 WIB di kawasan wisata Goa Lawa Purbalingga.

Festival ini menghadirkan Niken Salindry, Abah Lala, serta pertunjukan Tari Nyai Bendolegi dari Saleho Karya Budaya. Perpaduan hiburan musik dan seni tradisional tersebut menjadikan Golaga Fest 2026 sebagai salah satu agenda wisata yang menarik untuk masuk dalam daftar rencana liburan akhir tahun.

Tiket Golaga Fest 2026 Mulai Rp25.000, Sudah Termasuk Tiket Masuk Wisata

Salah satu daya tarik utama Golaga Fest 2026 adalah harga tiketnya yang terjangkau. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati pertunjukan di panggung festival, tetapi juga bisa merasakan pengalaman berwisata di Goa Lawa Purbalingga dalam satu kunjungan.

Dengan harga tiket Festival sebesar Rp25.000, pengunjung mendapatkan akses masuk kawasan wisata Golaga sekaligus kesempatan menonton pertunjukan Golaga Fest 2026 sesuai ketentuan tiket yang berlaku.

Konsep ini memberikan pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli tiket festival secara terpisah dari tiket masuk wisata.

Bayangkan, dalam satu perjalanan, pengunjung bisa menjelajahi goa alami yang terbentuk dari aktivitas vulkanik, menikmati suasana alam pegunungan, mengabadikan momen di berbagai sudut wisata, lalu menyaksikan penampilan artis dan pertunjukan budaya di panggung Golaga Fest 2026.

Satu tiket, dua pengalaman seru: eksplorasi wisata alam dan hiburan festival!

Berikut informasi tiket Golaga Fest 2026:

Kategori Tiket Harga Fasilitas
Festival Rp25.000 Tiket masuk Golaga dan akses menonton festival.
VIP Presale Rp80.000 Tiket masuk Golaga, space khusus, air mineral, & jas hujan.
VIP On The Spot Rp100.000 Tiket masuk Golaga, space khusus, air mineral,& jas hujan.
Informasi Tiket VIP: Tiket VIP presale tersedia hingga 27 November 2026.

Harga dan fasilitas tiket dapat berubah sesuai kebijakan penyelenggara. Pastikan memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi Golaga sebelum melakukan pembelian.

Niken Salindry Siap Meriahkan Golaga Fest 2026

Nama Niken Salindry menjadi salah satu daya tarik yang dinantikan dalam Golaga Fest 2026. Penyanyi muda yang dikenal dengan penampilan campursari dan dangdut ini akan hadir untuk menghibur pengunjung di tengah suasana alam pegunungan khas Goa Lawa Purbalingga.

Kehadiran Niken Salindry memberikan alasan tambahan bagi penggemar musik untuk berkunjung ke Golaga. Pengunjung dapat menikmati suasana festival bersama teman, keluarga, maupun komunitas sambil merasakan pengalaman berbeda dari menonton pertunjukan musik di tempat biasa.

Bagi masyarakat Purbalingga dan sekitarnya, Golaga Fest 2026 juga menjadi kesempatan untuk menikmati hiburan sekaligus mendukung penyelenggaraan kegiatan pariwisata dan seni budaya daerah.

Karena itu, jangan hanya merencanakan menonton pertunjukannya. Manfaatkan kunjungan untuk menjelajahi kawasan wisata Golaga dan menikmati berbagai daya tarik yang tersedia.

Abah Lala Hadir Membawa Hiburan yang Meriah

Selain Niken Salindry, Golaga Fest 2026 juga menghadirkan Abah Lala sebagai salah satu pengisi acara yang dinantikan.

Abah Lala dikenal luas melalui karya musik berbahasa Jawa yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kehadirannya di panggung Golaga Fest 2026 diharapkan menambah kemeriahan acara sekaligus menghadirkan suasana hiburan yang akrab bagi para pengunjung.

Perpaduan penampilan Niken Salindry dan Abah Lala menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta musik dangdut, campursari, dan hiburan populer.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati liburan dengan suasana berbeda, Golaga Fest 2026 menawarkan kesempatan untuk menggabungkan wisata alam dan hiburan musik dalam satu perjalanan.

Ajak teman, pasangan, atau keluarga untuk datang bersama dan merasakan keseruan festival di tengah suasana sejuk pegunungan Purbalingga.

Saksikan Pertunjukan Tari Nyai Bendolegi di Golaga Fest 2026

Golaga Fest 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga memberikan ruang bagi kesenian dan budaya lokal melalui pertunjukan Tari Nyai Bendolegi dari Saleho Karya Budaya.

Pertunjukan ini menjadi bagian menarik dari konsep festival yang memadukan hiburan modern dengan kekayaan seni tradisional.

Kehadiran pertunjukan budaya memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Festival bukan sekadar tempat menikmati musik, melainkan juga kesempatan untuk mengenal dan mengapresiasi kesenian yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Dengan perpaduan penampilan Niken Salindry, Abah Lala, dan Tari Nyai Bendolegi, Golaga Fest 2026 menghadirkan pilihan hiburan yang beragam untuk dinikmati masyarakat.

Bagi wisatawan yang mencari agenda akhir pekan di Purbalingga, festival ini layak dipertimbangkan sebagai salah satu tujuan wisata bersama keluarga maupun sahabat.

Tidak Hanya Nonton Festival, Pengunjung Bisa Eksplorasi Goa Lawa Purbalingga

Keistimewaan Golaga Fest 2026 terletak pada lokasinya yang berada di kawasan wisata alam Goa Lawa Purbalingga. Pengunjung bisa menikmati pengalaman liburan yang lebih lengkap karena kawasan ini menawarkan keunikan alam, petualangan, dan berbagai fasilitas rekreasi.

Goa Lawa merupakan destinasi wisata yang memiliki daya tarik berupa bentang goa alami dengan karakteristik batuan vulkanik. Lorong-lorong goa dan formasi batuannya menghadirkan pengalaman eksplorasi yang berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya.

Beberapa bagian goa yang menjadi daya tarik wisata antara lain Goa Lorong Kereta, Istana Lawa, Goa Dada Lawa, Simpang 5, Tumpukaning Watu, Telaga Kumala, serta Pancuran Slamet dan Sendang Drajat.

Keunikan tersebut membuat Golaga menarik bagi wisatawan yang ingin berwisata sambil mengenal bentang alam dan fenomena geologi.

Selain menjelajahi goa, pengunjung juga dapat menikmati suasana alam pegunungan, berfoto bersama keluarga, atau bersantai di area wisata yang tersedia.

Dengan demikian, kunjungan ke Golaga Fest 2026 dapat direncanakan sebagai perjalanan wisata sehari penuh. Pengunjung bisa menikmati destinasi wisata terlebih dahulu, kemudian menyaksikan pertunjukan festival sesuai jadwal acara.

Tetap perhatikan waktu pertunjukan dan arahan petugas agar tidak melewatkan penampilan yang ingin disaksikan.

Liburan Akhir Tahun di Purbalingga Makin Seru Bersama Golaga Fest 2026

Menjelang akhir tahun, banyak wisatawan mulai mencari destinasi untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Golaga Fest 2026 menawarkan alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan sekaligus berwisata di alam terbuka.

Lokasinya berada di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Suasana pegunungan yang sejuk, keunikan Goa Lawa, serta pertunjukan musik dan budaya menjadikan Golaga Fest 2026 pilihan menarik untuk mengisi agenda liburan akhir pekan.

Bagi wisatawan dari Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara, Pemalang, Tegal, dan wilayah sekitarnya, acara ini dapat menjadi kesempatan untuk merencanakan perjalanan bersama keluarga atau rombongan.

Agar kunjungan lebih nyaman, wisatawan disarankan datang lebih awal, memeriksa informasi tiket, menyiapkan perlengkapan pribadi, dan mengikuti ketentuan yang berlaku di kawasan wisata.

Pengunjung yang ingin menikmati suasana festival dengan area penonton khusus juga dapat mempertimbangkan tiket VIP sesuai ketersediaan.

Jadwal dan Lokasi Golaga Fest 2026

Berikut informasi penting yang perlu dicatat sebelum berkunjung:

  • Nama acara: Golaga Fest 2026
  • Hari, tanggal: Minggu, 29 November 2026
  • Waktu mulai: 09.30 WIB
  • Lokasi: Wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga)
  • Alamat: Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah
  • Harga tiket Festival: Rp25.000
  • Pengisi acara: Niken Salindry, Abah Lala, dan pertunjukan Tari Nyai Bendolegi
  • Pilihan tiket: Festival dan VIP

Informasi harga, jadwal pertunjukan, serta ketersediaan tiket dapat diperbarui oleh penyelenggara. Pengunjung sebaiknya memastikan kembali detail acara sebelum berangkat.

Cara Mendapatkan Tiket Golaga Fest 2026

Bagi yang ingin menyaksikan Golaga Fest 2026, sebaiknya persiapkan tiket sejak awal agar perjalanan lebih terencana.

Untuk pembelian tiket dan informasi resmi mengenai kategori tiket, kunjungi kanal informasi Golaga atau platform penjualan tiket resmi yang ditunjuk oleh penyelenggara.

Pastikan membeli tiket melalui saluran resmi dan membaca ketentuan yang berlaku sebelum menyelesaikan transaksi.

Jika berencana datang bersama keluarga atau teman, tentukan jumlah peserta dan waktu keberangkatan agar kunjungan lebih nyaman.

Jangan lupa memanfaatkan kesempatan untuk mengeksplorasi wisata Goa Lawa sebelum atau sesudah menikmati pertunjukan, dengan tetap menyesuaikan jadwal acara dan aturan operasional kawasan.

Golaga Fest 2026, Wisata Alam dan Hiburan dalam Satu Tiket!

Golaga Fest 2026 menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati festival musik sekaligus berwisata di salah satu destinasi unggulan Purbalingga.

Dengan tiket Festival Rp25.000, pengunjung dapat memasuki kawasan wisata Golaga dan menyaksikan kemeriahan acara sesuai ketentuan tiket. Kehadiran Niken Salindry, Abah Lala, dan pertunjukan Tari Nyai Bendolegi menambah daya tarik festival yang memadukan hiburan dan budaya.

Tidak perlu menunggu liburan panjang untuk menikmati pengalaman berbeda. Jadwalkan perjalanan bersama keluarga, sahabat, atau komunitas dan rasakan keseruan berwisata di tengah suasana pegunungan.

Catat tanggalnya: Minggu, 29 November 2026.

Rp25.000 sudah bisa eksplor Golaga dan nonton Golaga Fest 2026!

Saatnya merencanakan liburan, menjelajahi keunikan Goa Lawa, dan menikmati pertunjukan musik serta budaya dalam satu kunjungan.

Pantau informasi terbaru seputar wisata, agenda festival, harga tiket, dan destinasi menarik lainnya melalui Visit Purbalingga.

Rp25.000 Sudah Bisa Eksplor Golaga dan Nonton Golaga Fest 2026!

Catat tanggalnya: Minggu, 29 November 2026. Periksa informasi tiket dan ketentuan terbaru melalui kanal resmi Golaga sebelum berkunjung.

Wednesday, May 6, 2026

Festival Gunung Slamet 9 Tahun 2026: Jadwal, Lokasi, Tiket & Acara Lengkap

Festival Gunung Slamet 2026 di Desa Serang Purbalingga

Festival budaya terbesar di Purbalingga kembali hadir tahun 2026!

Festival Gunung Slamet 2026: Jadwal, Perang Tomat dan Lokasi

Festival Gunung Slamet 2026 atau FGS #9 akan digelar pada 3–5 Juli 2026 di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Festival budaya tahunan ini menghadirkan perpaduan wisata budaya, alam, spiritual, dan hiburan dalam satu event spektakuler di kawasan lereng Gunung Slamet.

Sebagai salah satu event budaya terbesar di Jawa Tengah, Festival Gunung Slamet menjadi paket wisata lengkap yang selalu menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. Mulai dari Kirab Gunungan, Perang Tomat, Tari Kolosal hingga Suaraloka menjadi daya tarik utama yang paling dinantikan pengunjung setiap tahunnya.

Informasi Singkat Festival Gunung Slamet 2026

  • Nama Event: Festival Gunung Slamet IX Tahun 2026
  • Lokasi: Desa Wisata Serang, Karangreja, Purbalingga
  • Kategori: Festival Budaya dan Wisata
  • Daya Tarik: Perang Tomat, seni budaya dan wisata alam
  • Suasana: Pegunungan sejuk dan panorama alam indah

Jadwal Festival Gunung Slamet 2026

  • Tanggal: 3–5 Juli 2026
  • Lokasi: Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah
  • Konsep: Festival budaya, wisata alam, spiritual, dan hiburan

Lihat informasi resmi Festival Gunung Slamet 2026

Rangkaian Acara Festival Gunung Slamet #9

FGS #9 menghadirkan berbagai acara budaya dan hiburan khas masyarakat lereng Gunung Slamet yang sarat tradisi dan kearifan lokal.

Mengusung perpaduan budaya lokal, tradisi masyarakat pegunungan, pertunjukan seni hingga wisata alam, Festival Gunung Slamet 2026 menjadi destinasi wajib bagi pecinta event budaya dan wisata Jawa Tengah.

Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya masyarakat lereng Gunung Slamet sekaligus promosi wisata unggulan Kabupaten Purbalingga.

1. Bersih Desa dan Kenduri

Tradisi sakral masyarakat Desa Serang sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama demi keselamatan dan keberkahan warga sekitar.

2. Pentas Seni Desa Wisata

Festival ini turut menghadirkan berbagai pertunjukan seni khas Jawa Tengah seperti:

  • Tari tradisional
  • Musik kentongan
  • Kesenian rakyat
  • Pentas budaya lokal
  • Kirab budaya masyarakat lereng Gunung Slamet

Suasana festival terasa semakin meriah dengan nuansa budaya khas pedesaan pegunungan yang masih sangat kental.

3. Malam Bermunajat

Kegiatan spiritual dan doa bersama di kawasan lereng Gunung Slamet dengan suasana alam yang tenang dan menenangkan.

4. Pengambilan Air Sikopyah

Prosesi adat pengambilan air suci Sikopyah sebagai simbol kehidupan, kesucian, dan keberkahan masyarakat lereng Slamet.

5. Pawai Budaya

Atraksi budaya penuh warna dengan kostum tradisional khas Desa Wisata Serang yang menjadi ikon budaya Purbalingga.

6. Kirab Gunungan

Kirab hasil bumi masyarakat yang diarak sebagai simbol kemakmuran sebelum dibagikan kepada masyarakat dan pengunjung.

7. Tari Kolosal

Pertunjukan tari spektakuler yang melibatkan banyak penari lokal dengan koreografi megah di kawasan lereng Gunung Slamet.

8. Pentas Seni Lingkar Slamet

Kolaborasi seni budaya dari komunitas wilayah sekitar Gunung Slamet yang menghadirkan keberagaman budaya lokal.

9. Akustik Kabut Lembut

Pertunjukan musik akustik dengan suasana kabut pegunungan yang estetik dan menenangkan.

10. Perang Tomat

Tradisi unik dan paling ditunggu pengunjung. Perang Tomat Festival Gunung Slamet menjadi salah satu atraksi paling viral di Jawa Tengah.

Ribuan tomat akan dilemparkan oleh peserta festival dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan. Momen ini selalu menjadi daya tarik wisatawan dan pemburu foto.

Tradisi unik tersebut juga menjadi salah satu event budaya paling viral di Purbalingga.

11. Suaraloka Gunung Slamet

Puncak acara spektakuler berupa perpaduan seni, cahaya, musik, dan pertunjukan visual megah di kawasan Gunung Slamet.

Perang Tomat Festival Gunung Slamet Purbalingga

Daya Tarik Festival Gunung Slamet 2026

  • Wisata Budaya: Menyaksikan tradisi asli masyarakat lereng Gunung Slamet.
  • Wisata Alam: Menikmati udara sejuk dan panorama pegunungan khas Purbalingga.
  • Pengunjung Festival Gunung Slamet juga dapat menikmati berbagai destinasi wisata sekitar seperti:

    • Perkebunan strawberry
    • Wisata alam pegunungan
    • Camping ground
    • Spot foto alam
    • Wisata kuliner khas Serang

    Lokasinya yang berada di kawasan lereng Gunung Slamet membuat suasana festival terasa lebih nyaman dan menyegarkan.

  • Wisata Spiritual: Mengikuti kegiatan religius dan tradisi sakral masyarakat lokal.
  • Wisata Hiburan: Pertunjukan seni modern dan tradisional yang spektakuler.
Rundown Festival Gunung Slamet #9

Lokasi Festival Gunung Slamet #9

Festival Gunung Slamet terbaru diselenggarakan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Lokasinya berada di kawasan wisata lereng Gunung Slamet dengan akses jalan yang cukup baik untuk kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

📍 Lokasi Desa Wisata Serang Purbalingga

Desa Wisata Serang berada di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah dan menjadi lokasi utama penyelenggaraan Festival Gunung Slamet 2026.

Cara Menuju Festival Gunung Slamet

  • Dari pusat Kota Purbalingga sekitar 45–60 menit perjalanan.
  • Dari Pemalang dapat melalui jalur wisata menuju Goa Lawa Purbalingga.
  • Tersedia petunjuk arah menuju Desa Wisata Serang.

Tips Berkunjung ke Festival Gunung Slamet

  • Datang lebih awal untuk menghindari kemacetan.
  • Gunakan pakaian hangat karena udara pegunungan cukup dingin.
  • Siapkan kamera untuk mengabadikan momen budaya dan panorama alam.
  • Hormati adat dan tradisi masyarakat setempat.

Kenapa Harus Datang ke Festival Gunung Slamet 2026?

Festival Gunung Slamet bukan hanya festival biasa, tetapi pengalaman wisata budaya yang memadukan tradisi, alam, hiburan, dan spiritual dalam satu event terbesar di Purbalingga.

  • Event budaya terbesar di Purbalingga
  • Banyak spot foto Instagramable
  • Perang Tomat yang viral dan unik
  • Suasana pegunungan yang sejuk
  • Cocok untuk wisata keluarga dan healing

FAQ Festival Gunung Slamet 2026

Kapan Festival Gunung Slamet 2026 digelar?

Festival berlangsung pada 3–5 Juli 2026.

Di mana lokasi Festival Gunung Slamet?

Festival berlangsung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Apakah Festival Gunung Slamet gratis?

Hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait tiket masuk. Namun festival sebelumnya terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis.

Apa acara paling menarik di Festival Gunung Slamet?

Perang Tomat, Kirab Gunungan, Tari Kolosal, dan Suaraloka menjadi acara paling populer di Festival Gunung Slamet.

Apa saja wisata dekat Festival Gunung Slamet?

Pengunjung dapat menikmati wisata alam lereng Gunung Slamet, Dlas Serang Purbalingga, Goa Lawa Purbalingga.

Penutup

Festival Gunung Slamet 2026 menjadi momen terbaik untuk liburan wisata purbalingga, menikmati wisata budaya, alam, dan hiburan di Purbalingga. Dengan berbagai rangkaian acara menarik dan suasana khas lereng Gunung Slamet, festival ini layak masuk daftar liburan terbaik tahun 2026.

Catat tanggalnya sekarang dan jangan lewatkan Festival Gunung Slamet #9!

Wednesday, April 22, 2026

Golaga Cosplay 2026: Event Cosplay Seru di Goa Lawa Purbalingga, Gratis Daftar!

Golaga Cosplay 2026 menjadi salah satu event paling ditunggu di Goa Lawa Purbalingga. Acara ini menghadirkan berbagai cosplay anime, J-Song, hingga kompetisi seru yang terbuka untuk umum. Tidak hanya untuk pecinta budaya Jepang, event ini juga cocok untuk wisata keluarga di Purbalingga.

Apa Itu Golaga Cosplay? Pengertian Cosplay & Event Seru di Goalawa Purbalingga 3 Mei 2026

Cosplay semakin populer di kalangan anak muda Indonesia, terutama sebagai bagian dari budaya pop Jepang, komunitas kreatif dan ini akan menjadi daya tarik ala event jejepangan jawa tengah. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Golaga Cosplay? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, sekaligus informasi event seru yang akan digelar di Goa Lawa Purbalingga.

Apa Itu Cosplay?

Cosplay adalah singkatan dari costume play, yaitu aktivitas mengenakan kostum dan berdandan menyerupai karakter tertentu. Karakter yang diperankan biasanya berasal dari anime, manga, game, film, hingga tokoh fiksi populer lainnya.



>> INFO HIBURAN MURAH DI PURBALINGGA >> KLIK DISINI

Dalam cosplay, tidak hanya kostum yang penting, tetapi juga ekspresi, pose, hingga cara berbicara yang meniru karakter asli. Karena itu, cosplay sering dianggap sebagai bentuk seni pertunjukan yang kreatif dan menghibur.

Nikmati promo May Day Goa Lawa Purbalingga 2026 dengan harga spesial.
Cek juga harga tiket terbaru Goa Lawa sebelum berkunjung. Promo ini bertepatan dengan Hari Buruh Internasional

Pengertian Golaga Cosplay

Golaga Cosplay adalah sebuah event tematik yang menggabungkan wisata alam dengan pertunjukan cosplay. Event cosplay purbalingga ini menghadirkan para cosplayer berbakat yang tampil di kawasan wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga), sehingga pengunjung bisa menikmati suasana alam sekaligus hiburan visual yang unik di festival golaga cosplay.

Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan keindahan alam goa dan hutan pinus dengan karakter-karakter fantasi dari berbagai dunia.

Event Golaga Cosplay 3 Mei 2026

>> INFO TENTANG PENDAFTARAN GOLAGA COSPLAY >>KLIK DISINI

Jadwal golaga cosplay 2026
Event Golaga Cosplay akan diselenggarakan pada:
📅 Tanggal: 3 Mei 2026
📍 Lokasi : Goa Lawa Purbalingga (Golaga)
⏰ Jam : 09:00 - selesai

Cukup dengan membayar harga tiket Rp 25.000 pengunjung sudah bisa mendaftar dan mengikuti Golaga Cosplay 2026.

Apa Saja yang Bisa Dinikmati?

• Parade dan penampilan cosplay dari berbagai karakter populer
• Spot foto terbaik di Goa lawa dengan latar alam goa dan hutan
• Interaksi langsung dengan cosplayer
• Konten menarik untuk media sosial
• Suasana wisata yang berbeda dan lebih hidup

Rundown Acara Golaga Cosplay

Apakah Golaga Cosplay Worth It?

Event ini cocok untuk:

• Pecinta anime dan budaya pop
• Keluarga yang ingin liburan berbeda
• Konten kreator dan fotografer
• Wisatawan yang mencari pengalaman unik

Kenapa Harus Datang ke Golaga Cosplay?

Golaga Cosplay bukan sekadar event biasa, tapi pengalaman liburan di wisata purbalingga 2026 yang memadukan hiburan modern dengan keindahan alam. Dengan konsep yang fresh dan instagramable, cosplay di goa lawa purbalingga event ini menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan.

Tips Datang ke Event Cosplay Golaga

Event cosplay di Goa Lawa Purbalingga (Golaga) selalu jadi momen seru yang sayang untuk dilewatkan. Supaya pengalamanmu makin maksimal, berikut beberapa tips penting sebelum datang ke event Golaga Cosplay:

1. Datang Lebih Awal
Event cosplay biasanya ramai, apalagi di spot favorit. Datang lebih awal membantu kamu mendapatkan tempat parkir, posisi terbaik untuk foto, dan menghindari antrean panjang.

2. Gunakan Outfit yang Nyaman
Walaupun ingin tampil keren, pastikan tetap nyaman. Area Goa Lawa memiliki kontur alam yang unik, jadi pilih alas kaki yang aman dan tidak licin.

3. Siapkan Kamera atau HP Terbaik
Banyak cosplayer dengan kostum menarik yang sayang dilewatkan. Pastikan baterai penuh dan memori cukup agar bisa mengabadikan momen seru.

4. Bawa Uang Tunai Secukupnya
Untuk membeli tiket, makanan, atau merchandise, sebaiknya siapkan uang tunai agar lebih praktis selama di lokasi.

5. Hormati Cosplayer
Selalu minta izin sebelum mengambil foto dan hargai usaha mereka dalam menampilkan karakter favorit.

6. Cek Jadwal Event
Pastikan kamu mengetahui rundown acara agar tidak ketinggalan momen penting seperti parade cosplay atau kompetisi.

Dengan persiapan yang tepat, pengalaman datang ke Golaga Cosplay akan jauh lebih seru dan berkesan. Jangan lupa ajak teman biar makin ramai!

Penutup
Cosplay adalah bentuk ekspresi kreatif yang kini semakin berkembang di Indonesia. Melalui Golaga Cosplay, kamu bisa menikmati seni ini dengan cara yang lebih seru dan berbeda.

Jangan lewatkan keseruannya di Goa Lawa Purbalingga pada 3 Mei 2026
siapkan kostum terbaikmu atau cukup datang untuk menikmati suasana yang penuh warna!

Wednesday, September 10, 2025

Golaking #3 || Menyatu dengan Alam, Menapak Jejak Petualangan

Purbalingga kembali bersiap menyambut sebuah event petualangan alam yang selalu dinanti-nantikan oleh para pecinta outdoor. Goalawa Hiking #3 (Golaking) akan kembali digelar pada bulan Oktober mendatang, menghadirkan suasana baru, rute menantang, dan pengalaman berharga bagi siapa saja yang ingin merasakan keindahan alam sekaligus kekompakan dalam sebuah perjalanan.

Mengapa Harus Goalawa Hiking?

Goa Lawa Purbalingga tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam yang memukau dengan keindahan goanya, tetapi juga sebagai pusat kegiatan petualangan. Setelah sukses dengan pelaksanaan Goalawa Hiking #1 dan #2, event ini hadir kembali dengan lebih banyak kejutan.

Hiking bukan hanya soal berjalan jauh menyusuri jalur, tetapi juga bagaimana kita bisa merasakan:
• Kekayaan alam Purbalingga dengan pemandangan hutan, bukit, dan suasana pedesaan yang asri.
• Pengalaman kebersamaan bersama teman, komunitas, maupun keluarga.
• Peningkatan fisik dan mental, karena hiking selalu memberi tantangan dan kepuasan tersendiri.

Tema dan Konsep Goalawa Hiking #3
Pada penyelenggaraan kali ini, Goalawa Hiking mengusung tema “Langkah Bersama Menyatu dengan Alam”. Tema ini menggambarkan bahwa setiap langkah kecil yang kita ambil saat hiking bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk lebih dekat dengan alam dan menjaga kelestariannya.
Peserta akan diajak menelusuri rute yang dipilih khusus untuk menampilkan sisi terbaik dari kawasan perbukitan sekitar Goa Lawa. Jalurnya bervariasi, mulai dari jalan setapak yang landai hingga tanjakan menantang, melewati kebun, hutan, hingga spot-spot foto alami yang instagramable.

Fasilitas dan Keuntungan Peserta
Bagi peserta Goalawa Hiking #3, panitia menyediakan berbagai fasilitas, di antaranya:
• Free Tiket masuk Golaga
• Disc Owabong 50%
• Tiket masuk ke Sanggaluri 10K
• Disc Hotel Owabong 25%
• Air Mineral
• Snack
• Water Station
• No Dada
• Piagam Penghargaan
• Kupon Undian Dorprize
• Area Camping
• Hiburan
Dengan fasilitas ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga kenyamanan dan keamanan selama kegiatan berlangsung.


Siapa yang Bisa Ikut?
Goalawa Hiking #3 terbuka untuk umum, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas pecinta alam, hingga keluarga yang ingin menikmati liburan sehat dan berkesan. Tidak perlu menjadi pendaki profesional, event ini cocok untuk semua kalangan yang mencintai alam dan ingin mencoba petualangan sederhana namun penuh kesan. Tentunya harus Sehat jasmani dan rohani. Untuk peserta dengan usia di bawah 15 tahun wajib di dampingi oleh orang tua atau keluarga.

Cara Pendaftaran
Pendaftaran Goalawa Hiking #3 bisa dilakukan melalui online maupun offline. Panitia menyediakan posko pendaftaran di Loket Goa Lawa dan juga link pendaftaran khusus. Kuota peserta terbatas, jadi disarankan untuk mendaftar lebih awal agar tidak kehabisan slot.
Untuk pendaftaran Online bisa klik DISINI
Konfirmasi Pendaftaran =>> CS 0811 2824 777

Menapaki Jalan, Merajut Kenangan
Goalawa Hiking #3 bukan sekadar event olahraga atau jalan bersama. Ia adalah wadah untuk merajut kenangan, memperkuat persahabatan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap alam.
Di tengah hiruk pikuk aktivitas sehari-hari, kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk berhenti sejenak, menarik napas dalam-dalam, lalu menyadari betapa indahnya dunia yang kita pijak.

Mengulang Sukses Golaking Sebelumnya
Dua gelaran sebelumnya membuktikan bahwa Golaking bukan sekadar aktivitas hiking biasa, melainkan juga sebuah ajang kebersamaan, tantangan, sekaligus rekreasi. Peserta diajak untuk menyusuri jalur alam yang asri, melewati hutan, perbukitan, serta panorama alam khas Purbalingga yang menenangkan.
Antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah membuat Golaking menjadi salah satu event wisata unggulan yang dimiliki Goalawa Purbalingga. Tahun ini, Golaking #3 dipastikan akan menghadirkan rute yang lebih menarik dan pengalaman hiking yang lebih berkesan.

Pesona Alam yang Ditawarkan
Kegiatan hiking kali ini akan kembali menonjolkan kekayaan alam di sekitar Goalawa. Udara sejuk pegunungan, hijaunya pepohonan, serta pemandangan alam yang indah menjadi daya tarik utama. Jalur hiking akan dirancang agar tetap ramah bagi pemula, namun tetap menantang bagi para pencinta hiking berpengalaman.

Golaking #3 menyuguhkan keindahan alam yang ada perbukitan Gn Kelir. Jalur akan melewati perkebunan sayuran,kebun nanas, perbukitan, dan hutan. Nuansanya sangat alami dan sangat cocok untuk wisata alam.
Selain itu, beberapa spot foto Instagramable dengan nuansa perbukitan juga akan kalian jumpai di sepanjang jalur, sehingga para peserta dapat mengabadikan momen petualangan mereka dengan latar alam yang memukau.

Lebih dari Sekadar Hiking
Golaking #3 tidak hanya tentang menaklukkan jalur pendakian, melainkan juga sebuah rekreasi. Peserta akan diajak untuk saling mengenal dalam beberapa sesi acara yang akan di gelar, seperti:
• Camping & Api Unggun
• Ngobrol Santai
• Live Music
• Pembagian Doorprize

Jadi, sudah siapkah kamu menapaki jejak petualangan di Goalawa Hiking #3?
Mari jadikan langkah kecilmu untuk lebih mengenal alam!

Thursday, October 10, 2024

Ikuti Keseruan Golaking #2 di Goalawa Purbalingga

Gola-King Goa Lawa Purbalingga #2: Event Hiking Seru, Rute, Jadwal & Pendaftaran

Gola-King Goa Lawa Purbalingga 2026: Event Hiking Alam Seru di Lereng Gunung Slamet

Gola-King atau Goa Lawa Hiking merupakan event hiking tahunan yang diselenggarakan di kawasan wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga). Event ini menghadirkan pengalaman petualangan alam yang seru dengan jalur perbukitan, kebun nanas, hingga panorama pegunungan yang indah di lereng Gunung Slamet.

Goalawa Hiking

Apa Itu Gola-King Goa Lawa?

Gola-King adalah singkatan dari Goa Lawa Hiking, sebuah event olahraga alam bebas yang diadakan oleh Goa Lawa Purbalingga. Kegiatan ini terbuka untuk umum, pelajar, komunitas, organisasi, hingga pecinta alam yang ingin menikmati wisata hiking dengan suasana pegunungan yang asri.

Event ini menjadi salah satu agenda menarik dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus mengenalkan Goa Lawa sebagai destinasi wisata alam dan lokasi kegiatan outdoor di Kabupaten Purbalingga.

Daya Tarik Event Gola-King

Peserta akan melewati jalur alam dengan pemandangan indah berupa:

  • Perbukitan hijau di lereng Gunung Slamet
  • Hamparan kebun nanas dan perkebunan sayur
  • Udara pegunungan yang sejuk dan alami
  • Area camping bernuansa hutan pinus
  • Suasana petualangan alam bebas yang seru

Selain hiking, peserta juga dapat menikmati berbagai acara menarik seperti api unggun, live musik, camping, hingga ngobrol santai bersama peserta lainnya.

Tujuan Kegiatan Gola-King

  • Membangun jiwa sportifitas dan solidaritas peserta
  • Menanamkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan
  • Meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian alam
  • Mendorong minat olahraga lintas alam dan hiking
  • Mengenalkan Goa Lawa sebagai wisata alam Purbalingga

Rute Hiking Gola-King Goa Lawa

Jalur hiking Gola-King menawarkan pengalaman petualangan alam yang unik dengan lintasan perbukitan yang membatasi wilayah Kabupaten Purbalingga dan Pemalang. Selama perjalanan, peserta akan disuguhi panorama alam yang masih sangat alami dan cocok untuk wisata outdoor.

Ketentuan Peserta

  • Peserta wajib sehat jasmani dan rohani
  • Satu regu terdiri dari 3 orang
  • Setiap sekolah, organisasi, atau universitas dapat mengirim lebih dari satu regu
  • Technical meeting wajib dihadiri perwakilan regu
  • Peserta wajib menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan

Larangan Selama Event Hiking

  • Dilarang merubah rute perjalanan
  • Dilarang membuang sampah sembarangan
  • Dilarang merusak tanaman milik warga
  • Dilarang mengganggu peserta lain
  • Dilarang melakukan tindakan provokasi

Biaya dan Syarat Pendaftaran Gola-King

Untuk mengikuti event hiking ini, peserta wajib melakukan pendaftaran dengan ketentuan berikut:

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Biaya pendaftaran Rp130.000 per regu
  • Satu organisasi boleh mengirim lebih dari satu regu
  • Pendaftaran tersedia secara online maupun offline

Jadwal Gola-King Goa Lawa Purbalingga

Pendaftaran

  • Tanggal: 1 Oktober – 26 Oktober 2024
  • Lokasi: Goa Lawa, Owabong Waterpark, Sanggaluri Park, dan Hotel Owabong

Technical Meeting

  • Hari: Sabtu, 26 Oktober 2024
  • Waktu: 19.00 WIB sampai selesai
  • Tempat: Goa Lawa Purbalingga

Pelaksanaan Event

  • Hari: Minggu, 27 Oktober 2024
  • Waktu: 07.30 WIB sampai selesai
  • Lokasi: Goa Lawa Purbalingga

Rangkaian Acara Gola-King

Peserta camping sudah dapat melakukan registrasi mulai Sabtu dan diarahkan menuju area camping untuk mendirikan tenda. Pada malam harinya akan diadakan berbagai kegiatan menarik seperti:

  • Technical Meeting
  • Api Unggun
  • Ngobrol Santai
  • Live Musik

Keesokan harinya peserta akan memulai hiking menyusuri jalur alam Goa Lawa. Event kemudian ditutup dengan hiburan live musik dan pembagian hadiah.

Sekilas Tentang Goa Lawa Purbalingga

Goa Lawa Purbalingga atau Golaga merupakan destinasi wisata alam yang berada di lereng Gunung Slamet dengan luas sekitar 11,5 hektare. Tempat wisata ini terkenal dengan suasana pegunungan yang sejuk, area hijau yang luas, dan rindangnya pohon pinus yang cocok untuk aktivitas wisata alam maupun camping.

Kenapa Harus Ikut Gola-King?

Gola-King bukan sekadar event hiking biasa, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi pecinta alam, wisata petualangan, dan pengalaman menikmati keindahan alam Purbalingga secara langsung. Event ini cocok untuk pelajar, komunitas, maupun wisatawan yang menyukai kegiatan outdoor.

Penutup

Bagi pecinta alam dan petualangan, Gola-King Goa Lawa Purbalingga menjadi salah satu event hiking yang wajib diikuti. Dengan jalur alam yang indah, suasana camping yang seru, dan berbagai kegiatan menarik, event ini menjadi pengalaman wisata alam yang berkesan di Kabupaten Purbalingga.

Saturday, July 6, 2024

FGS #7 Bakal Meriah Dengan Hadirnya Menparekraf RI Sandiaga Uno

Festival Gunung Slamet (FGS) bakal kembali digelar untuk yang ke tujuh kalinya. Acara berpusat di destinasi wisata D’las Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jumat 12-14 Juli 2024.


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno direncanakan hadir. Hal ini disampaikan Kadinporapar Purbalingga pada acara Scooter Braling Club yang di adakan di Goalawa Purbalingga pada tanggal 6 - 7 Juli 2024. "Purbalingga sedang bergiat untuk menyambut event FGS#7 yang rencananya akan dihadiri Menparekraf RI Sandiaga Uno," kata Kepala Dinporapar Kabulaten Purbalingga, R Budi Setiawan, Sabtu 6 Juli 2024.

Pada kehadirannya Menteri Sandiaga Uno akan memberikan motivasi kepada pelaku ekonomi kreatif. Jadi pada hari itu juga akan dilaksanakan acara workshop semarak kata kreatif dengan mengundang 150 pelaku ekraf di Kabupaten Purbalingga. "Beliau akan hadir langsung sekaligus menyaksikan Festival Gunung Slamet tahun 2024, serta memberi motivasi," terangnya.

Menparekraf Sandiaga Uno juga mengunggah video berisi ucapan selamat atas terselenggaranya FGS tahun 2024. Pada video tersebut Sandiaga Uno juga menyampaikan apresiasi atas terserenggarakannya FGS kembali. "Pemdes Serang dan Pemkab Purbalingga khususnya Dinporapar, saya sangat apresiasi," lanjutnya.

Pada tahun 2024 ini FGS yang sudah dilaksanakan ke tujuh kali ini terpilih masuk kharisme event nusantara. Semoga event ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan serta menjadi upaya melestarikan warisan budaya Indonesia. "Ayo ramaikan FGS tahun 2024,” ucap Sandiaga Uno.

Seperti diberitakan, FGS kembali digelar di tahun 2024. Perhelatan yang digelar untuk ketujuh kalinya ini akan berlangsung meriah karena berpusat di destinasi wisata. "Sejumlah acara akan dilaksanakan di event yang memadukan seni tradisi, hiburan dan pariwisata," imbuh Kepala Dinporapar Purbalingga

Monday, April 8, 2024

Sambut Libur Lebaran 2024, Golaga Hadirkan Wahana Petualangan Anak

Sambut libur lebaran 2024, Daya Tarik Wisata Alam Golaga (Goa Lawa Purbalingga) yang berada di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga meluncurkan beragam wahana baru.

“Golaga mulai buka kembali dan menerima kunjungan wisatawan mulai 1 April 2024. Kami telah menyiapkan Kids Adventure Zone,” kata Manager Golaga, Adi Jaya Pamungkas.

Dia berharap Kids Adventure Zone yang mengambil konsep petualangan yang memacu adrenaline dengan beragam permainan anak yang bersifat adventure dapat mengasah ketangkasan dan melatih mental serta keberanian.

“Di area Kids Adventure Zone sendiri ada beberapa wahana seperti play ground, pine slide coaster, mobil listrik, sepeda listrik dan interaksi rusa. Semuanya kami siapkan untuk mendongkrak kunjungan wisata,” katanya.

Sebagai informasi untuk tiket masuk Golaga periode lebaran sebesar Rp.25.000,- sudah bisa masuk goa dan duduk santai di hamparan rumput yang terjaga kebersihannya, sambil menikmati segarnya udara pegunungan. Untuk tiket wahana Skyline Rp 15.000,- , Pine Slide Coaster Rp. 10.000,-.

Selain itu, Adi Jaya memastikan Golaga aman untuk di kunjungi. Wisatawan dapat memanfaatkan spot-spot berfoto dalam perut bumi dengan penataan lighting warna warni yang tidak akan di jumpai di tempat lain.” katanya.

Selain Kids Adventure Zone juga ada wahana lain seperti Skyline, Tree Bridge dan juga Glamping. Golaga Skyline sendiri merupakan Wahana yang di luncurkan pada lebaran tahun lalu yang menawarkan sensasi seluncuran gravitasi dengan panjang trek hingga 230 meter.

Wednesday, July 12, 2023

Budi Doremi Bakal Semarakan Festival Gunung Slamet #6


Artis nasional Budi Doremi bakalan tampil meramaikan gelaran Festival Gunung Slamet (FGS) di D’las Serang Purbalingga. Hal itu disampaikan oleh Joko Purnomo, pengelola obyek wisata D’Las Purbalingga ditengah persiapannya dalam penyelenggaraan Festival Gunung Slamet (FGS) tahun 2023.

Budi Doremi akan tampil menyemarakkan Festival Gunung Slamet (FGS #6) yang akan digelar di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Perhelatan itu akan digelar pada Jumat (29/7/2023) hingga Minggu (31/7/2023) mendatang.

Musisi yang bernama asli Budi Syahbudin Syukur tersebut direncanakan akan manggung di pentas music Akustik Kabut Lembut di Lembah Asri (DLas) Serang pada Sabtu (30/7/2023) malam. “Penampilan Budi Doremi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang menyaksikan rangkaian acara di (FGS) yang sudah dilaksanakan untuk keenam kalinya,” kata panitia pelaksana FGS Joko Purnomo.

Disampaikan, pentas musik akustik merupakan salah satu acara andalan dalam pelaksanaan FGS. Sejumlah musisi papan atas pernah manggung disana. Mulai dari Isyana Saraswati, Andra and The Backbone dan Anji. “Tahun ini kami menghadirkan Budi Doremi untuk menghibur pengunjung dan memeriahkan acara,” ungkapnya.

Budi Doremi merupakan musisi beraliran pop yang meroket dengan sejumlah single. Diantaranya melukis senja, mesin waktu, dan tak kan hilang. Penyanyi yang beru saja merilis album “Dua Warna Cinta” bersama virgoun ini memiliki banyak fans karena lagu-lagunya yang easy listening dan banyak yang bertemakan cinta dan humanis.

Selain itu grup Harmoni Keroncong Muda Purbalingga dan Vibration Band juga akan tampil dalam panggung musik yang dipentaskan diantara kabut lereng Gunung Slamet tersebut. “Pertunjukan ini terbuka dan gratis bagi penonton,” lanjutnya.

FGS merupakan event rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Serang Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Sejumlah acara dihelat dalam acara tersebut. Mulai dari bersih desa kirab air dari sumber air sikopyah dan perang tomat. “FGS selain menjadi moment melestarikan budaya juga menggeliatkan sektor pariwisata terutama untuk memperkenalkan Desa Serang yang merupakan desa wisata unggulan di Kabupaten Purbalingga,” imbuhnya.

40 Grup Hadroh Dari Berbagai Kota Siap Ramaikan Lomba Hadroh Di Goa Lawa Purbalingga


Untuk pertama kalinya Obyek Wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga) akan menyelenggarakan Lomba Hadroh dalam menyambut Tahun Baru Islam 1445H. Lomba yang akan digelar pada Sabtu, 15 Juli sampai Minggu, 16 Juli 2023 ini sudah siap diramaikan oleh 40 grup yang sudah mendaftar dari berbagai kota.

Menurut Adi Jaya selaku Manager Golaga, dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1445 H, Golaga ingin hadir di tengah-tengah masyarakat sekaligus meyakinkan bahwa kesenian hadroh dan sholawat akan terus ada di tengah semakin berkembanganya musik-musik modern yang ada selama ini. Untuk memperkuat visi tersebut, Goa Lawa Purbalingga akan menyelenggarakan Lomba Hadroh yang bertajuk “Mempertahankan Seni-Seni Keislaman di Zaman Milenial ”.

Kegiatan Hadroh ini dilaksanakan selain sebagai syiar Islam, juga membangkitkan gairah dakwah yang mana dakwah itu tidak hanya dengan lewat penyampaian seperti ceramah, tetapi juga lewat musik.

"Artinya kita membenahi generasi muda ini khususnya dari hal-hal yang tidak baik, dari ancaman narkoba dan sebagainya. Alangkah baiknya kita menggelar acara seperti ini. Disamping memupuk keahlian mereka mulai dari pelajar sampai tingkat dewasa. Mereka juga bisa mengembangkan karir mereka di bidang seni musik dakwah khususnya Hadroh, "Kata Ustad Saryono selaku ketua panitia.

Untuk lomba yang baru pertama kalinya di gelar di golaga ini antusias masyarakat luar biasa. Ini dibuktikan sejak flyer pendaftaran kita sebar dalam seminggu sudah ada 40 pendaftar dari berbagai kota. Terjauh ada yang dari brebes, Tegal dan Banyumas, tutupnya.


Sunday, April 9, 2023

Cek Jadwalnya, Sebelum Rencanakan Liburan di Tahun 2023

Hari raya Idul Fitri 1444 H sebentar lagi tiba. Apa kalian sudah tahu jadwal libur lebaran di tahun 2023 ini?
Yuk cek jadwal liburan sebelum kalian merencanakan untuk bepergian atau berwisata !!

Peraturan cuti bersama lebaran 2023 diatur oleh pemerintah melalui SKB 3 Menteri. Peraturan tersebut tercatat dalam SKB 3 Menteri Nomor 327 Tahun 2023, Nomor 1 Tahun 2023, dan Nomor 1 Tahun 2023 tentang perubahan atas SKB sebelumnya.

Nah, bagi kalian siswa sekolah, yuk cek tanggal libur hari raya tahun ini!

Jadwal Libur Lebaran 2023
Rabu, 19 April 2023: Cuti Bersama Lebaran 2023
Kamis, 20 April 2023: Cuti Bersama Lebaran 2023
Jumat, 21 April 2023: Cuti Bersama Lebaran 2023
Sabtu, 22 April 2023: Libur Hari Raya Idul Fitri 2023
Minggu, 23 April 2023: Libur Hari Raya Idul Fitri 2023
Senin, 24 April 2023: Cuti Bersama Lebaran 2023
Selasa, 25 April 2023: Cuti Bersama Lebaran 2023

Setelah libur lebaran ini, akan ada juga beberapa hari libur sekolah dan libur nasional yang perlu kalian ketahui. Yuk simak daftarnya!

Jadwal Libur Sekolah Semester Genap 2023

Berdasarkan kalender akademik setiap daerah di bawah ini, berikut jadwal libur sekolah semester genap tahun ajaran 2022/2023:
24 Juni-8 Juli 2023: Libur sekolah di DKI Jakarta
26 Juni-15 Juli 2023: Libur sekolah di Jawa Barat
26 Juni-14 Juli 2023: Libur sekolah di Jawa Tengah bagi satuan pendidikan yang menerapkan lima hari sekolah
26 Juni-15 Juli 2023: Libur sekolah di Jawa Tengah bagi satuan pendidikan yang menerapkan enam hari sekolah
22 Juni-7 Juli 2023: Libur sekolah di DI Yogyakarta
24 Juni-7 Juli 2023: Libur sekolah di DI Yogyakarta khusus SD/SDLB
26 Juni-15 Juli 2023: 26 Juni-14 Juli 2023: Libur sekolah di Jawa Timur

Jadwal Hari Libur Nasional 2023
Senin, 1 Mei 2023: Libur Hari Buruh Internasional
Sabtu, 6 Mei 2023: Libur Hari Raya Waisak 2566
Kamis, 18 Mei 2023: Libur Kenaikan Isa Al-Masih
Kamis, 1 Juni 2023: Libur Hari Lahir Pancasila
Rabu, 19 Juli 2023: Libur Tahun Baru Islam 1445 H
Kamis, 17 Agustus 2023: Hari Kemerdekaan
Kamis, 28 September 2023: Maulid Nabi Muhammad SAW
Senin, 25 Desember 2023: Hari Natal

Itulah jadwal libur lebaran 2023, libur semester genap untuk anak sekolah, dan jadwal hari libur nasional 2023. Jangan lupa untuk pantau terus agar libur kalian sesuai rencana!

Wednesday, August 31, 2022

Kemeriahan Kirab Tandu Soedirman Pecahkan Rekor Muri

Kirab Tandu Divisi Soedirman di Kabupaten Purbalingga pecahkan rekor dan dicatatkan dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan tandu terbanyak, peserta terbanyak, dan jarak tempuh terpanjang. Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mencatat rekor Kegiatan Kirab Tandu Divisi Soedirman di Kabupaten Purbalingga yang berakhir pada Rabu (31/8/2022) petang.

MURI mencatat kegiatan itu karena memecahkan rekor dengan tandu terbanyak, peserta terbanyak dan jarak tempuh terpanjang, Rabu (31/7). Kirab ini melibatkan total 5.202 peserta dari masyarakat dan pemuda, 4.800 orang di antaranya secara estafet memikul replika tandu Jenderal Soedirman yang berjumlah 300 unit.

"Kami mewakili Ketua Umum MURI, Jayasuprana mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa Kirab Replika Tandu Soedirman terbanyak 300 tandu, oleh 5.202 peserta resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai rekor yang ke-10.525," ujar Perwakilan MURI, Sri Widayati.

Piagam Rekor MURI secara simbolis diserahkan kepada Bupati Purbalingga, Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Komandan Kodim 0702 Purbalingga, dan Kapolres Purbalingga.

Sri Widayati juga menyampaikan, rekor ini tidak hanya tercatat sebagai rekor nasional, tetapi juga rekor dunia.

Dia menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 33 rekor MURI yang sudah tercatatkan dari Kabupaten Purbalingga.

"Kami yakin kegiatan ini semata-mata tujuannya bukan Rekor MURI, namun lebih membangun kecintaan dan kebanggan masyarakat Kabupaten Purbalingga."

"Terutama akan suri tauladan, jejak langkah, dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dilahirkan di Dusun Rembang, Desa Bantarbarang," terangnya.

Adapun kirab ditempuh dengan jalan kaki total jarak 24 kilometer dengan rute diawali di Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang - Desa Bedagas - Desa Sinduraja - Desa Kaligondang - dan berakhir di Alun-alun Purbalingga.

Didalamnya terbagi menjadi 4 etape dan berlangsung selama lebih dari 9 jam. Upacara pemberangkatan dimulai pukul 09.00 dan finish pukul 18.30.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan, pencapaian rekor ini bukan untuk gagah-gagahan atau sombong-sombongan.Akan tetapi sebagai bentuk kebanggan masyarakat Purbalingga terhadap Pangsar Jenderal Soedirman. Yaitu pahlawan yang berjuang, mencurahkan tenaga bahkan nyawa untuk Kemerdekaan Republik Indonesia. "Kami juga ingin membuktikan kepada masyarakat di luar sana bahwa dengan 2,5 tahun Purbalingga dilanda pandemi Covid-19 akan tetapi Alhamdulillah Purbalingga masih kompak." "Purbalingga masih guyub rukun dalam persatuan kesatuan dan kebersamaan," kata Bupati, Rabu (31/8/2022).

Disamping kebanggaan, kecintaan kepada Jenderal Soedirman, melalui kegiatan ini Kabupaten Purbalingga juga ingin menggemakan Purbalingga Tempat Lahir Panglima Besar Jenderal Soedirman. Harapannya branding ini akan lebih dikenal tidak hanya skup Jawa Tengah akan tetapi juga seluruh Indonesia dan dunia.

Komandan Kodim 0702 Purbalingga, Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol menjelaskan, kirab tandu ini bagian dari rangkaian Festival Jenderal Soedirman. Festival ini bertujuan mengenang jasa pahlawan nasional Jenderal Soedirman.

"Perlu diketahui, Jenderal Soedirman adalah seorang pahlawan Indonesia." "Dia seorang Panglima Besar asal kelahiran Rembang, Kabupaten Purbalingga yang sangat masyhur di Indonesia," katanya.

Dia menjelaskan, semangat patriotisme pejuang kemerdekaan harus tetap ditumbuhkan dalam generasi sekarang. Salah satunya dengan selalu mengingat jasa-jasanya dan meneladani semangat juang Panglima Besar jenderal Soedirman.

"Semangat perjuangan untuk saling bergotong-royong, saling menjaga saling membantu dan bertenggang rasa, harus tetap dijaga dan dirawat." "Sehingga tujuan membentuk Purbalingga yang maju, nyaman, aman tentram, dan sejahtera secara mudah dicapai bersama," ungkapnya.

Kirab yang berlangsung selama 9 jam ini berakhir dengan iring-ringan kirab yang dimeriahkan dengan Marching Band, Batik Carnival, Dayakan Bedagas, Barongsai mulai di Markas Kodim 0702/Purbalingga hingga Alun-alun Purbalingga.

Saturday, December 18, 2021

Purbalingga Gelar Festival Ngapak Di Golaga

Nguri-Uri Bahasa Panginyongan

PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata menggelar Festival Ngapak di daya tarik wisata Golaga (Goa Lawa Purbalingga), Sabtu – Minggu (18-19/12/21). Festival yang digelar secara daring dan luring itu untuk memeriahkan hari jadi ke-191 Kabupaten Purbalingga. Selama berlangsung Festival, saat seremonial pembukaan hingga penutupan menggunakan bahasa Banyumasan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga Ir Prayitno, M.Si mengungkapkan, Festival Ngapak mengambil tema ‘Semanak Grapyak’. Tema ini menggambarkan semangat kebersamaan dan keramahtamahan masyarakat Purbalingga dan Banyumas raya. “Festival yang baru pertama kali digelar di wilayah Banyumas raya ini sebagai salah satu upaya melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Banyumasan. Sebagai orang Banyumas, tentu kita harus bangga dengan bahasa Ngapak-ngapak yang dikenal dengan blakasutanya,” kata Prayitno, Sabtu (18/12/2021).

Kegiatan festival, lanjut Prayitno, antara lain sarasehan tentang bahasa Ngapak yang menghadirkan budayawan dan penulis Ahmad Tohari dari Banyumas, dan Agus Sukoco dari Purbalingga. Kemudian ada lomba cerdas cermat ngapak, stand up komedi ngapak, band ngapak, kemah ngapak, pemutaran film layar tanjleb, dan penampilan berbagai seni budaya. “Dalam kegiatan itu juga ada sosialisasi gempur rokok illegal, cukai illegal, karena kegiatan festival dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT),” jelas Prayitno.

Sementara itu, Bupati Purbalingga yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setda Purbalingga Drs Agus Winarno, M.Si mengungkapkan, selama pandemic Covid-19, hampir tidak ada kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak. Namun, seiring dengan ditetapkannya PPKM level II di Purbalingga, maka kegiatan mulai dibuka dengan terbatas.

“Seperti saat ini, seniman dan pelaku budaya yang hampir dua tahun tidak pernah tampil, Pemkab mulai memberikan ruang gerak bagi mereka. Begitu juga dengan kegiatan Festival yang diharapkan untuk mendongkrak kunjungan wisata ke Purbalingga, secara perlahan mulai dilakukan, meski dengan penonton terbatas. Kami apresiasi Dinporapar Purbalingga bekerjasama dengan Golaga, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Purwokerto yang menggelar kegiatan ini,” kata Agus. (*)

Monday, May 10, 2021

Menu Kuliner Lebaran Paling Favorit | Yang Terakhir Hampir Ada Di Tiap Rumah

Momen yang paling ditunggu setelah satu bulan penuh berpuasa, ialah Hari Raya Lebaran. Berbicara tentang Lebaran, memang tidak lepas dari tradisi mudik, bermaaf-maafan sampai dengan beli baju baru. Tidak hanya itu saja, acara menyantap kuliner khas Lebaran juga menjadi hal yang ditunggu dan pasti banyak dari Anda yang merindukan makanan yang identik dengan berbagai makanan khas yang lezat.

Apakah kamu termasuk yang menunggu-nunggu lezatnya ragam kuliner khas Lebaran? Nah beberapa menu makanan khas lebaran ini biasa kita jumpai di meja makan :

1. Ketupat
Berbicara soal makanan khas Lebaran di Indonesia, ketupat merupakan salah satu ikon kuliner terpopuler yang sangat identik dengan perayaan hari raya Idul Fitri di Indonesia.

Ketupat atau kupat merupakan makanan pengganti nasi. Kuliner khas Lebaran di Nusantara ini berupa beras yang dimasak dalam bungkusan anyaman daun kelapa muda. Saking populernya makanan khas Lebaran Indonesia satu ini, sampai-sampai ornamen ketupat menjadi bagian dari dekorasi hari Lebaran yang cukup populer.

2. Opor Ayam
Untuk melengkapi santapan ketupat di hari Lebaran, ada berbagai pilihan lauk dan hidangan khas Lebaran lainnya. Salah satunya adalah opor ayam. Makanan yang satu ini merupakan teman sejati dari ketupat. Opor ayam merupakan makanan yang sangat terkenal di Indonesia. Tidak hanya pada hari lebaran, opor ayam juga banyak di konsumsi sebagai menu sehari-hari.

Makanan khas Lebaran ini merupakan olahan ayam yang dimasak dengan kuah santan yang dibumbui beragam rempah ini menjadi pasangan yang pas dan lezat untuk disantap bersama ketupat pada hari raya Idul Fitri.

3. Sambal Goreng Ati
Makanan khas Lebaran di Indonesia selanjutnya adalah sambal goreng ati, yang bisa melengkapi sajian ketupat di hari Lebaran. Sama halnya dengan opor ayam, kuliner khas Idul Fitri ini terbuat dari ragam rempah yang dimasak bersama ati dan sayur seperti buncis atau kentang.

Sambal Goreng Ati merupakan menu yang paling di cari sebagai pendamping makan. Makanan yang cenderung pedas ini ternyata juga mempunyai bermacam jenis.

Sambal ini dibuat dari kentang yang dipotong dadu dipadukan dengan ati rempela yang juga dipotong dadu. Makanan ini cocok dimakan dengan berbagai menu masakan lain khas Indonesia.

4. Rendang
Rendang adalah kuliner khas asal Padang yang popularitasnya bahkan sudah mendunia. Makanan lezat ini juga menjadi salah satu menu wajib yang akan kita temui saat Lebaran.Meskipun sangat mudah ditemukan setiap harinya di restoran-restoran Padang, rendang juga menjadi salah satu makanan khas Lebaran yang kerap disajikan bersama opor ayam dan juga ketupat.

5. Rempeyek Kacang
Rempeyek merupakan camilan yang paling disukai oleh orang Indonesia. Teksturnya yang tipis dan renyah, dengan cita rasa gurih dan tidak bikin perut kenyang saat memakannya menjadi alasan mengapa makanan ringan satu ini disukai banyak orang. Saat Hari Raya Idul Fitri, makanan ini kerap disandingkan di meja ruang tamu maupun di meja makan. Rasanya yang gurih, membuat peyek kacang sangat cocok dikonsumsi sebagai camilan maupun pelengkap makan.

Yang terakhir ada Biskuit Khong Guan
Khong Guan merupakan salah satu biskuit legendaris yang selalu hadir disaat Lebaran tiba. Biasanya biskuit Khong Guan yang banyak ditemui yakni dalam kemasan kaleng.

Dalam satu kaleng biskuit Khong Guan, terdapat sejumlah biskuit dan wafer aneka rasa. Tapi, di antara beragam biskuit, yang paling diincar kebanyakan orang ialah wafer coklat yang terbungkus plastik di bagian paling atas.

Tapi hati-hati kalau nemuin menu khas yang satu ini, karena banyak masyarakat khususnya di jawa yang kena jebakan batman dengan tampilan biskuit Khong Guan. Gimana enggak, saat ngarep nemu wafer dan biskuit enak dalam kaleng, eh malah nemunya rengginang. Pupus harapan, satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan ialah mengelus dada dan ikhlas mendapatkan sang rengginang.

Itulah beberapa kuliner khas lebaran yang biasa kita temui saat hari raya idul fitri. Selain berbagai kuliner khas Lebaran tersebut, tentu masih banyak sekali makanan khas Indonesia lainnya yang bisa kamu temukan di berbagai daerah di Indonesia.
Mana yang jadi pilihan favoritmu?

Kapan Lebaran 2021 ? Simak Jadwal Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri

Setelah berpuasa satu bulan lamanya, umat muslim akan segera menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan sukacita.

Dalam hitungan hari, Umat Islam akan memasuki Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021 Masehi.

Penentuan awal bulan Syawal ini menjadi momen yang ditunggu masyarakat, karena menjadi penanda tibanya Hari Raya Idul Fitri.

Pengurus pusat Muhammadiyah telah menentukan tanggal 1 Syawal 1442 H atau Hari Raya Idul Fitri 2021 M.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat di hari yang sama, pada 11 Mei 2021.

Lantas , kapan Lebaran Idul Fitri 2021?Jatuh pada hari Rabu, 12 Mei 2021 atau Kamis, 13 Mei 2021? Ini penetapan dari Muhammadiyah dan Pemerintah.

Melalui metode hisab hakiki wujudul hilal, ormas Muhammadiyah lebih dulu telah menerapkan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2021 jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

Keputusan Muhammadiyah itu telah ditetapkan sejak 26 Januari 2021 lalu melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah.

Selengkapnya putusan Muhammadiyah bisa anda simak di tautan ini; DISINI

Versi Pemerintah
Lantas, bagaimana dengan pemerintah?

Keputusan pemerintah akan diketahui pada Selasa (11/5/2021) sekira habis Magrib.

Hal ini lantaran Pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat untuk menentukan 1 Syawal pada Selasa petang.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan Sidang Isbat digelar secara daring dan luring lantaran adanya pandemi Covid-19.

Kamarudin menerangkan, panitia juga menyiapkan aplikasi pertemuan dalam jaringan (zoom meeting), baik untuk peserta sidang maupun media.

Sebab, peliputan juga akan dilakukan secara terbatas.

"Kemenag bekerjasama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan TVRI," terang Kamaruddin.

"Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming," sambungnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Agus Salim, menambahkan tahapan sidang isbat dilakukan sebagaimana awal Ramadan lalu.

Sesi pertama dimulai pukul 16.45 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Syawal 1442H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, Cecep Nurwendaya.

Setelah Magrib, sidang Isbat dipimpin Menteri Agama, diawali dengan mendengarkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal.

Kemenag menjadwalkan akan melakukan rukyatul hilal pada 88 titik di seluruh Indonesia.

Untuk di DKI Jakarta misalnya, rukyatul hilal akan dilaksanakan di Gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta lantai 7, Masjid Al-Musyariin Basmol Jakarta Barat, Pulau Karya Kepulauan Seribu, dan Masjid KH Hasyim Asy'ari Jakarta Barat.

"Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi serta disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag," tutupnya.

Panduan Salat Idul Fitri 1442 H
Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri di tengah pandemi yang masih berlangsung, Kemenag telah mengeluarkan panduan.

Melalui panduan itu diharapkan pelaksanaan Salat idul Fitri diselenggarakan dengan aman dan nyaman serta mencegah penyebaran Covid-19.

"Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idulditri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka,” kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (06/05/2021), dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Merujuk panduan itu, terdapat sejumlah ketentuan untuk pelaksaan Salat idul Fitri 1442H.

Di antaranya, salat Idul Fitri di lapangan atau masjid diperbolehkan untuk wilayah dengan zona hijau dan kuning.

Sementara untuk daerah zona merah dan orange, salat Idul Fitri diminta dilakukan di rumah masing-masing.

Selain itu, pelaksanaan salat Idul Fitri di lapangan harus dikoordinadikan dengan Pemda dan Satgas Covid-19 serta harus menerapkan protokol kesehatan.

Berikut panduan lengkap salat Idul Fitri 1442 H yang dikeluarkan Kemenag:
1. Salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di daerah yang memiliki tingkat penyebaran COVID-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya.

2. Salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat diadakan di masjid dan lapangan hanya di daerah yang dinyatakan aman dari COVID-19, yaitu zona hijau dan zona kuning berdasarkan penetapan pihak berwenang.

3. Dalam hal Salat Idulfitri dilaksanakan di masjid dan lapangan, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan COVID-19 secara ketat dan mengindahkan ketentuan sebagai berikut:
a. Salat Idul fitri dilakukan sesuai rukun Salat dan Khutbah Idulfitri diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir;
b. Jemaah Salat Idulfitri yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah;
c. Panitia Salat Idulfitri dianjurkan menggunakan alat pengecek suhu dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir;
d. Bagi para lanjut usia (lansia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri Salat Idulfitri di masjid dan lapangan;
e. Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan Salat Idulfitri dan selama menyimak Khutbah Idulfitri di masjid dan lapangan;
f. Khutbah Idulfitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah, paling lama 20 menit;
g. Mimbar yang digunakan dalam penyelenggaraan Salat Idulfitri di masjid dan lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah; dan
h. Seusai pelaksanaan Salat Idulfitri jemaah kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

4. Panitia Hari Besar Islam/Panitia Salat Idulfitri sebelum menggelar Salat Idulfitri di masjid dan lapangan terbuka wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satuan Tugas Penanganan COVID-19, dan unsur keamanan setempat untuk mengetahui informasi status zonasi dan menyiapkan tenaga pengawas agar standar protokol kesehatan COVID-19 dijalankan dengan baik, aman, dan terkendali.

Friday, May 7, 2021

Lampu Hijau Berwisata saat Larangan Mudik, Pahami Aturan dan Sanksinya!

Pemerintah memberlakukan larangan perjalanan mudik selama 6-17 Mei 2021.

Larangan tersebut mengacu pada Addendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Sebelumnya, diberikan izin perjalanan dalam skala wilayah kecil yang diberi istilah sebagai "mudik lokal", untuk 8 wilayah aglomerasi sebagai berikut:

• Medan Raya: Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo
• Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi
• Bandung Raya: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
• Semarang Raya: Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, Purwodadi
• Yogyakarta Raya: Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
• Solo Raya: Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen
• Surabaya Raya: Surabaya, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo
• Makassar Raya: Makassar, Takalar, Maros, Sungguminasa

Namun, hal tersebut tidak mendapat persetujuan dari Satgas Penanganan Covid-19, sehingga mudik lokal dilarang.

Aglomerasi merupakan kota atau kabupaten yang telah diperpanjang, terdiri dari pusat kota yang padat (umumnya kota) dan kabupaten yang terhubung oleh daerah perkotaan yang berkesinambungan. Selain geografis, wilayah aglomerasi terhubung dalam satu kawasan pertumbuhan strategis.

Mudik lokal di wilayah aglomerasi dilarang
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan tidak ada izin untuk segala kegiatan mudik, termasuk mudik lokal.

"Untuk memecah kebingungan yang ada di masyarakat terkait mudik lokal di wilayah aglomerasi, saya tegaskan bahwa Pemerintah melarang apapun bentuk mudik, baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi," kata Wiku dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kamis (6/5/2021) yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pelarangan ini ditujukan untuk memaksimalkan upaya pencegahan terjadinya transmisi virus yang potensi besarnya ada di balik pergerakan setiap masyarakat.

Meski dilarang, namun Wiku menjelaskan kegiatan lain selain mudik dalam lingkup wilayah aglomerasi masih tetap diizinkan sesuai dengan aturan PPKM atau PPKM Mikro yang sudah diberlakukan sebelumnya.

Misalnya melalui pembatasan kapasitas dan jam operasional yang diberlakukan.

"Kegiatan lain selain mudik di dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi, khususnya di sektor-sektor esensial akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apapun demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah," jelas dia.

Wilayah aglomerasi yang dimaksud Wiku adalah sebagai berikut:
- Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros
- Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Karo
- Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan
- Bandung Raya
- Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
- Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi
- Yogyakarta Raya
- Solo Raya
Aturan
Sesuai dengan aturan yang berlaku dalam larangan mudik, orang-orang yang diizinkan melakukan perjalanan di 6-17 Mei 2021 adalah mereka yang masuk dalam kelompok pengecualian.

Terdiri dari:
- Urusan pekerjaan/dinas
- Kunjungan keluarga sakit
- Kunjungan duka keluarga meninggal
- Ibu hamil didampingi maksimal 1 orang anggota keluarga
- Urusan persalinan kehamilan didampingi maksimal 2 orang

Mereka pun harus memenuhi persyaratan perjalanan berupa print out surat izin perjalanan atau Surat izin Keluar/Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes Covid-19.

Pengecekan akan dilakukan di pintu kedatangan/keberangkatan terminal penumpang atau pelabuhan sungai, danau, dan penyeberangan; rest area; perbatasan kota besar; dan titik pengecekan juga titik penyekatan kawasan perkotaan.

Bagi mereka yang pelaku perjalanan yang memenuhi persyaratan, selanjutnya akan diminta melakukan karantina selama 5x24 jam.

Sanksi
Atas peraturan tersebut, Wiku mengimbau agar masyarakat mematuhinya demi kebaikan bersama.

Jika tidak, maka akan ada sanksi yang diberlakukan bagi pihak-pihak pelanggar juga bagi mereka yang melakykan perjalanan tanpa memiliki surat izin perjalanan dan surat hasil tes Covid-19.

Sanksi tersebut beragam, sebagaimana disebutkan Wiku berikut ini:
- Penahanan kendaraan selama masa larangan mudik oleh Polri, bagi kendaraan travel gelap atau berplat hitam
- Penyitaan kendaraan oleh polri atau sanksi denda bagi mobil angkutan barang untuk mudik
- Dikeluarkan dari jadwal pelayanan dan dilarang operasi selama masa Idul Fitri bagi perusahaan angkutan umum dan badan usaha ASDP yang melanggar aturan arus transportasi yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021
- Penumpang akan diberikan sanksi berupa pengembalian ke wilayah asal perjalanan
"Bagi siapa pun yang berani melanggar kebijakan ini maka harus siap dengan konsekuensinya," pungkas Wiku.

Wisata di Masa Larangan Mudik
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan selama masyarakat hanya diperbolehkan melakukan kegiatan wisata di daerah domisili dan di dalam kawasan tertentu.

"Saya tekankan, mengingat banyak pertanyaan di masyarakat terkait kegiatan pariwisata di tanggal 6-17 Mei, kegiatan tersebut hanya bisa dilakukan di kabupaten/kota domisili, atau dalam satu kawasan aglomerasi, karena perjalanan lintas batas daerah tidak diperbolehkan," kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/4).

Meski kegiatan wisata diperbolehkan selama masa itu, ia mengingatkan agar pengelola tempat wisata untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan, termasuk membatasi jumlah pengunjung.

"Aparat penegak hukum juga harus tegas," ucap dia.

Lebih lanjut, Wiku meminta agar setiap Pemerintah Daerah melakukan sosialisasi masa pengetatan mobilitas dan masa larangan mudik.

Wiku mengatakan sosialisasi harus dilakukan hingga ke kelompok akar rumput agar masyarakat paham dengan kebijakan tersebut.

"Saya tekankan pentingnya sosialisasi kebijakan terkait dengan penanganan Covid-19, khususnya terkait kebijakan mudik yang dilakukan oleh pemda melalui pembentukan landasan hukum yang kuat," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah menerapkan larangan mudik Idulfitri pada 6-17 Mei 2021. Larangan dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

Lalu, lewat Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, pemerintah lalu memperketat perjalanan pada 14 hari sebelum larangan mudik dan tujuh hari usai larangan mudik.

Pada masa pengetatan ini, perjalanan masih diperbolehkan namun dengan syarat yang ketat.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak masyarakat mengunjungi destinasi wisata lokal selama libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah pada Mei mendatang.

Imbauan ini menyusul larangan mudik Lebaran 2021 yang telah ditetapkan pemerintah demi menekan penyebaran virus corona akibat klaster mudik.
Showing posts with label Event. Show all posts
Showing posts with label Event. Show all posts