Wisata Ke Purbalingga, Ratusan Curug Ini Wajib Kalian Kunjungi

Suka berpetualang ??? Yuk wisata ke Purbalingga . Kalian akan menjumpai begitu banyak keindahan wisata alam di Purbalingga. Salah satunya dengan menyambangi eksotisme curug yang menyuguhkan keindahan, keasrian dan siap dijadikan spot foto yang instagramable. Ratusan curug di Purbalingga ini akan kita sajikan dan harapannya bisa jadi bahan diskusi dan sharing tentang curug yang ada di Purbalingga. Inget yaaa... cari curug jangan ke purbalingga.com lagi, karena gak bakal ketemu.

Purbalingga merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang mempunyai topografi beraneka ragam, meliputi dataran rendah, perbukitan dan karang gunung. Secara geografis berada di cekungan yang diapit beberapa rangkaian pegunungan. Kabupaten Purbalingga terbagi dalam 18 kecamatan dan 239 desa / kelurahan. Berbatasan dengan Kabupaten Pemalang di utara, Kabupaten Banjarnegara di timur dan selatan, serta Kabupaten Banyumas di barat dan selatan.

Di bagian utara merupakan daerah dataran tinggi yang berbukit-bukit dengan kelerengan lebih dari 40 %. Daerah tersebut meliputi Kecamatan Karangjambu, Kecamatan Karangreja, Kecamatan Bobotsari, Kecamatan Rembang, Kecamatan Karanganyar dan sebagian wilayah Kecamatan Mrebet, Kutasari dan Bojongsari. Di 8 kecamatan inilah banyak dijumpai curug yang sudah dikenal para traveler.

Purbalingga mempunyai tempat eksotik yang layak untuk anda jelajahi. Tak heran apabila belakangan ini bermunculan tempat wisata baru yang menawarkan keindahan alam dengan berbagai keunikannya . Curug di Purbalingga laksana surga tersembunyi, memiliki keindahan luar biasa namun belum banyak orang mengetahui karena letaknya yang memang terpencil dan jarang terexpose media.

Dataran tinggi dan daerah perbukitan banyak terdapat tempat wisata yang sudah ramai dikunjungi. Tak hanya wisata alam, curug yang mempesona juga banyak dijumpai di daerah pegunungan. Kali ini Visit Purbalingga akan mencoba mengulas beberapa curug yang ada di 8 kecamatan bagian utara. Nah curug apa saja yang akan membuat kalian terpesona dan recommended untuk dijelajahi ?? Yuk simak artikel berikut sampai akhir.



Curug di Kecamatan Karangjambu
Karangjambu terletak diujung utara Kota Purbalingga, terbagi dalam enam desa, yaitu Desa Karangjambu, Sanguwatang, Jingkang, Danasari, Purbasari dan Sirandu. Mempunyai beberapa potensi alam yang indah dan layak untuk kalian jelajahi. Diantaranya ada Gunung beser yang sering dikunjungi pecinta ketinggian karena tempatnya eksotik. Beberapa curug nan indah juga terdapat disini, diantaranya curug sulintang, curug rindik, curug jlarang, curug bangkong, curug tembelang dan curug beser.

Curug sulintang
Curug yang terlihat seperti batuan candi ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Dari kejauhan curug ini terlihat dua tingkatan. Untuk mencapai curug sulintang bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Selama perjalanan kalian akan melewati ladang dan persawahan nan hijau. Segarnya udara pegunungan dan indahnya pemandangan akan mengusir rasa lelah selama perjalanan.

Curug Rindik
Curug yang terletak di Desa Purbasari ini mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi tempat wisata karena mempunyai susunan bebatuan yang berundak, diantara begitu banyak curug yang terdapat di Kabupaten Purbalingga curug rindik terlihat paling eksotik. Seperti kita ketahui, Purbalingga dikenal dengan Negri Seribu Curug karena hampir di setiap tempat terdapat curug.

Untuk menuju Curug Rindik dari tempat kalian memarkir kendaraan dilakukan dengan berjalan kaki sekitar setengah jam perjalanan melewati perkebunan dan persawahan. Selama perjalanan kalian akan banyak menjumpai kebun kapulaga. Dikejauhan kalian juga bisa melihat curug sulintang yang terletak di Desa Karangjambu.

Curug Jlarang
Potensi lain di Desa Purbasari selain curug sulintang, curug rindik adalah curug jlarang . Curug yang dulunya dimanfaatkan untk PLTA ini mempunyai air yang sangat jernih. Warna yg kehijau hijauan adalah ciri khas tiap kedungan yang ada di sekitar aliran curug jlarang yang mengalir sampai sungai tuntung gunung(Desa Wisata Limbasari) dari atas curug hingga bawahnya bisa dipergunakan untuk bermain air karena mempunyai kontur sungai yg bagus untuk bermain2 di air.

Untuk menuju curug jlarang bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit perjalanan . Melewati perkebunan kapulaga, menyeberangi jembatan goyang dan menuruni tebing yang agak curam merupakan tantangan tersendiri untuk menuju kecurug jlarang. Jalanan yang belum maksimal menjadi kendala saat menuju kesini, karena memang belum dikelola dengan maksimal oleh warga sekitar.



Curug di Kecamatan Karangreja
Terletak 25 Km dari Pusat Kota Purbalingga dan dapat ditempuh kurang lebih satu jam dengan berkendara. Kecamatan Karangreja terbagi dalam tujuh desa, masing-masing adalah Desa Karangreja, Desa Gondang, Desa Tlahab kidul, Desa Tlahab Lor, Desa Siwarak, Desa Kutabawa dan Desa Serang.

Selain curug, Kecamatan Karangreja juga sudah dikenal sebagai kawasan wisata alam di Purbalingga. diantaranya : Goalawa Purbalingga yang terletak di Desa Siwarak, Taman Bunga Kutabawa atau Kutabawa Flower Garden di Desa Kutabawa, Kampung Kurcaci, D’Las atau Taman Strawberry Desa Serang Purbalingga. Gokuse (Goalawa-Kutabawa-Serang) adalah nama lain dari wisata berbasis kawasan di Kecamatan Karangreja.

Berikut adalah beberapa curug di Kecamatan Karangreja yang wajib kalian kunjungi, diantaranya :

Curug di Desa Gondang
Selain dikenal sebagai sentra kopi di Desa Gondang juga dijumpai beberapa curug yang eksotik. Ada sekitar 3 curug yang terdapat di Desa Gondang, namun visit purbalingga baru bisa mengunjungi satu curug yaitu curug ilang. Dari namanya saja sudah unik, Curug Ilang (hilang) artinya tidak ada padahal curugnya ada. Menurut cerita warga, dinamakan curug ilang karena pada saat kemarau dari jauh curug tetap mengeluarkan gemuruh air yang turun . Curug ilang mempunyai ketinggian sekitar 25 meter dengan medan yang masih agak sulit karena harus melewati aliran curug untuk sampai di dekatnya.

Curug di Desa Siwarak
Desa Siwarak sudah sejak lama dikenal masyarakat luas karena ada Obyek Wisata Alam yang keren berada disini. Goalawa Purbalingga atau sekarang lebih dikenal Golaga adalah magnetnya Desa Siwarak untuk mengenalkan produk –produk lokalnya. Banyak potensi alam maupun produk umkm Desa Siwarak yang sudah mulai bisa dinikmati wisatawan.

Untuk produk umkm adalah hasil olahan nanas. Perlu diketahui bahwa Desa Siwarak merupakan salah satu desa penghasil buah nanas terbesar di Kabupaten Purbalingga. Hampir 80 % masyarakat beralih ke petani nanas. Dengan melimpahnya buah nanas warga berkreasi membuat olahan nanas. Beberapa hasil olahan nanas diantaranya : dodol nanas, krupuk nanas, setup nanas, sambal nanas, selai nanas dll.

Potensi lain di Desa Siwarak adalah Bukit Njelir dan Gunung Kelir yang bisa dijadikan untuk area camping di purbalingga dan menikmati sunrise. Selain bukit, beberapa curug juga bisa dijumpai disini. Ada sekitar 5 curug yang terdapat di Desa Siwarak yaitu : Curug Pengantin, Curug Muncrat, Curug ireng, Curug alur jero dan Curug alur sipetung. Kelima curug itu mengalir hingga ke Curug Silintang yang berada di Desa Tlahab lor.

Curug pengantin, Curug muncrat dan Curug ireng berada di sebelah barat obyek wisata goalawa. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 20 menit. Dari kejauhan curug muncrat dan curug pengantin sudah terlihat karena lumayan tinggi. Curug muncrat memiliki ketinggian sekitar 70 mtr, sedangkan curug pengantin sekitar 35 mtr. Lokasi kedua curug berdekatan dan sering digunakan untuk uji adrenalin atau rappelling di Purbalingga. Beberapa paket wisata juga sudah disediakan pengelola Desa Wisata Siwarak, diantaranya : Paket Dolly (Dolan Kali), Paket Extreme Selfie dan Rappeling. Sedangkan untuk curug ireng digunakan warga untuk mengambil air bersih.

Curug alur jero dan curug alur sipetung berada di selatan curug muncrat. Letak kedua curug itu juga berdekatan. Untuk bisa sampai di kedua curug ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari dusun sipetung sekitar 30 menit . Akses menuju kedua curug ini masih lumayan ektrim karena letaknya yang juga ditengah hutan. Curug yang mengalir langsung dari sumber mata air ini mempunyai keunikan, meskipun tidak terlalu tinggi namun memiliki kolam yang lumayan luas dan dalam . Dibawah gerujugan terdapat goa yang menganga hingga menjorok agak dalam.

Sebetulnya ada beberapa curug lagi yang mempunyai spot bagus dan sering digunakan untuk aktifitas rappelling pengelola Desa Wisata Siwarak namun belum direkomendasikan untuk umum karena aksesnya yang masih ekstrim dan berada jauh dari desa. Bila kalian tertantang untuk melakukan petualang disini, harus seijin pengelola Desa Wisata Siwarak supaya bisa di damping selama kegiatan berlangsung.

Curug di Desa Serang
Kebun Strawberry adalah ikon Desa Wisata Serang . Memanfaatkan kesegaran udara di kaki Gunung Slamet di Desa Wisata Serang sudah banyak destinasi wisata alam bermunculan, diantaranya : D’Las Serang, Serang Highland, Pinusan Serang, Kampung Kurcaci, Kebun selfie dan Taman Pudang Mas.

Beberapa curug juga bisa di jumpai di Desa Serang namun baru beberapa yang dikelola. Adalah Curug lawang yang berada ditengah hutan pinus dan dikelola Kampung Kurcaci Purbalingga. Untuk sampai di Curug Lawang harus melalui jalan setapak yang banyak ditumbuhi pohon pinus besar dan menjulang tinggi. Selama perjalanan kita akan menikmati sejukna udara pegunungan hingga sampai dilokasi curug lawang.

Curug Di Desa Tlahab Lor
Desa Tlahab lor belum begitu terdengar gaungnya tentang wisata, namun ada beberapa curug yang sudah dikenal dan ramai dikunjungi anak-anak muda, diantaranya ada curug lawang dan curug silintang. Kedua curug itu bisa diakses dalam satu jalur, namun yang paling ramai dikunjungi dan aksesnya mudah adalah Curug silintang.

Curug Silintang adalah kreasi alam yang unik dan spektakuler dimana batuan tersebut terbentuk secara alami selama ribuan tahun. Mempunyai ketinggian sekitar 40 meter curug silintang kerap dipercaya masyarakat sebagai tempat turunnya bidadari dari langit untuk mandi. Hal ini dikaitkan dengan adanya pelangi yang sering muncul dan mengarah ke curug silintang.Keunikan dari curug silintang adalah bentuknya yang mempunyai dua tingkatan dan masing-masing tingkatannya bisa dipergunakan untuk mandi.

Untuk mencapai Curug silintang diperlukan waktu setengah jam berjalan kaki dari dusun cumbut atau bisa juga ditempuh lewat Goalawa di Desa Siwarak dengan melewati hamparan kebun nanas sekitar 1 jam perjalanan. Selama perjalanan kalian akan di suguhi pemandangan yang menakjubkan, yaitu bukit yang menyerupai pyramid. Suasana hutan yang rimbun akan menambah kesegaran udara yang dihirup dan melindungi kalian dari teriknya matahari.

Curug di Desa Tlahab Kidul
Salah satu curug di Desa Tlahab kidul yang sudah tidak asing lagi dan sering dijadikan spot selfie maupun memancing adalah curug sumba. Meskipun secara pengelolaan belum maksimal, namun curug sumba menjadi tempat favorit dan ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam kota maupun luar kota. Akses menuju curug sumba tergolong paling mudah, karena dekat dari jalan raya antara Purbalingga – Pemalang. Untuk sampai di curug sumba hanya diperlukan waktu sekitar 5 menit dari jalan raya.

Curug sumba yang berada di dusun kemojing ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan kolam luas yang membiru airnya pada saat debit air tidak terlalu besar. Dibalik air terjun juga terdapat goa yang sempit untuk dimasuki. Selain bagus spot selfie curug sumba juga banyak dmanfaatkan warga sekitar untuk bersantai maupun ciblonan. Nuansa pepohonan hijau dan bebatuan yang mengelilingi menambah alami tempat ini.



Curug Di Kecamatan Bobotsari
Kecamatan Bobotsari merupakan kota dagang yang terbagi menjadi 16 desa, diantaranya : Desa Bobotsari, Desa Banjarsari, Desa Dagan, Desa Gandasuli, Desa Gunungkarang, Desa Kalapacung, Desa Karangduren, Desa Karangmalang, Desa Karangtalun, Desa Limbasari, Desa Majapura, Desa Pakuncen, Desa Palumbungan, Desa Palumbungan wetan, Desa Talagening dan Desa Tlagayasa. Nah beberapa desa di Kecamatan Bobotsari ini juga memiliki curug yang menawan dan recommended untuk dikunjungi, diantaranya :

Curug Ciputut
Salah satu curug yang cukup favorit dan recommended untuk dikunjungi ini berada di Desa Talagening dengan ketinggian curug mencapai 30 meter. Pemandangan disekitar curug masih sangat asri dan alami. Untuk bisa sampai di curug ciputut kita harus ekstra hati-hati, karena menuruni tangga besi vertical yang cukup tinggi. Curug ciputut juga belum dikelola jadi tidak ada biaya ataupun tiket masuknya.

Curug Penisihan
Curug Penisihan berada di Desa Palumbungan dan mudah sekali dijangkau. Curug yang memiliki ketinggian kurang lebih 10 meter ini hampir tidak pernah kering sepanjang musim karena dialiri sungai klawing dengan debit air yang melimpah. Curug penisihan juga memiliki kolam yang cukup luas dengan kedalaman air hingga sepuluh meter. Air yang mengisi kolam ini terlihat biru kehijauan yang menandakan kolam cukup dalam.

Curug Uncang-uncang
Siapa tak kenal Desa Limbasari yang sudah populer dengan wisata river tubingnya ?? Selain dikenal sebagai obyek wisata air, legenda putri limbasari dan patrawisa, dengan Desa Wisata Limbasari juga mempunyai curug yang eskotik yang wajib di jelajahi. Namanya curug uncang-uncang dan curug pengamun – amun. Dua curug ini berada di kaki pegunungan plana yang memiliki panorama sangat indah.

Curug uncang-uncang memiliki air sangat jernih dengan ketinggian 30 meter. Bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari Basecamp Utara Limbasari. Sepanjang perjalanan kalian akan disuguhi pemandangan yang sangat menarik dan sejuknya perbukitan plana. Curug uncang uncang juga pernah beberapa kali dicoba untuk kegiatan rappeling. Buat kalian yang membutuhkan paket wisata di Desa Wisata Limbasari bisa langsung menghubungi kontak person yang tersedia.

Curug Kencana Ayu
Geliat wisata di Desa Dagan sudah mulai dirasa semenjak banyaknya foto yang di upload terkait curug kencana ayu. Curug yang terletak di wilayah dusun V Desa Dagan Kecamatan Bobotsari ini kerap dijadikan warga setempat untuk berfoto selfie. Bahkan pada hari libur tidak sedikit warga terutama anak-anak muda yang berkunjung dan berfoto-foto di tempat tersebut.

Curug kencana ayu memiliki ketinggian sekitar 10 meter dengan bebatuan besar disekelilingnya. Rimbunnya pohon kopi juga menambah asrinya pemandangan dilokasi tersebut. Air di curug kencana ayu cukup deras dan jika tertiup angin laksana rintik hujan yang jatuh membasahi bebatuan. Jika berfoto dekat curug tidak memungkinkan karena takut terkena air jangan kwatir,, banyak bebatuan besar yang bisa di jadikan spot foto dengan latar belakang curug kencana ayu.



Curug di Kecamatan Rembang
Kecamatan Rembang memiliki beragam potensi wisata alam yang kekinian dan instagramable banget, terutama untuk desa wisatanya. Tidak jauh beda dengan Kecamatan Karangreja, curug di Kecamatan Rembang Purbalingga juga sudah dikelola dengan baik dan ramai dikunjungi. Bahkan beberapa paket wisata petualangan bisa kalian dapatkan disini. Dari 12 desa yang ada di Kecamatan Rembang, terdapat 3 desa yang sudah memanfaatkan potensi desanya sebagai tujuan wisatawan, masing-masing adalah Desa Tanalum, Desa Panusupan dan Desa Gunungwuled. Berikut ini beberapa curug di Kecamatan Rembang Purbalingga yang sudah dikelola dan recommended untuk kalian jelajahi.

Curug di Desa Gunungwuled
Desa Gunungwuled memiliki banyak potensi alam yang belum terekspose. Selain wisata alam watu geong, igir sibarat dan lampion tengah sawah, Desa Wisata Gunungwuled juga memiliki Curug panyatan dan curug kalipete . Curug kalipete merupakan satu rangkaian air terjun sepanjang kali panyatan. Lokasinya berada di dusun karang anyar. Perjalanan untuk menuju curug kalipete bisa satu paket perjalanan ke curug panyatan.

Curug panyatan memiliki ketinggian sekitar 35 meter, memiliki air yang sangat jernih. Sungai yang mengalir di curug panyatan tidak pernah kering walau musim kemarau sekalipun, karena memiliki sumber mata air yang besar di kaki gunung panyatan. Konon ceritanya, sumber mata air yang deras itu terbuat dari ketukan tongkat eyang luwung. Dari air yang mengalir ke curug panyatan juga dipercaya bisa membuat awet muda bagi yang menggunakannya untuk mandi atau meminumnya.

Curug di Desa Tanalum
Salah satu desa wisata di Purbalingga yang juga sudah menjual paket wisata petualangan adalah Desa Tanalum Rembang Purbalingga. Bagi kalian yang suka berpetualang, beberapa paket wisata ini wajib kalian coba, diantaranya : paket susur hutan, paket rappelling, paket canyoning dan paket tubing. Dari beberapa paket tersebut fokus kegiatannya ada di curug yang banyak tersebar di Desa Wisata Tanalum.

Ada sekitar enam curug yang potensial dan menarik yang bisa kita jumpai di Desa Wisata Tanalum, yakni curug aul, curug karang, curug gogor, curug sendang, curug nagasari, dan curug lampeng. Dari ke enam curug tersebut empat diantaranya sudah dikelola dan ramai dikunjungi. Ke empat curug tersebut yakni curug gogor, curug nagasari, curug aul dan curug karang. Curug gogor, curug aul dan curug nagasari sering digunakan untuk uji adrenalin rappelling dan canyoning. Sedangkan curug karang untuk river tubing.

Curug di Desa Wisata Panusupan
Berbeda dengan curug di Desa Wisata Tanalum, curug di Panusupan hanya mengandalkan untuk spot selfie. Beberapa paket wisata untuk petualangan justru banyak dilakukan di watumujur yang terletak di dusun batur Panusupan. Desa Wisata Panusupan juga sempat booming dengan potensi wisata alamnya. Ada banyak obyek dengan menyuguhkan spot selfie yang instagramable, diantaranya : Jembatan cinta, Puncak sendaren, Omah susuh, Igir wringin, Puncak simbar jaya dan ardilawet. Beberapa curug di Desa Wisata Panusupan yakni : Curug silawe, curug pesantren, curug luwang aren dan pingit kembar.



Curug di Kecamatan Bojongsari
Kecamatan Bojongsari memiliki obyek wisata yang sudah mendunia dan mendapat kunjungan wisatawan terbanyak ke Purbalingga. Mana lagi kalau bukan Obyek wisata air Bojongsari (Owabong). Wilayah kecamatan bojongsari yang terbagi dalam 13 desa itu juga memiliki beberapa desa wisata yang sudah dikenal secara luas. Masing-masing desa tersebut adalah Desa Wisata Bumisari, Desa Wisata Karangbanjar dan Bojongsari. Meskipun Desa Wisata Bumisari masih rintisan namun untuk kunjungan wisata sudah lumayan bagus.

Desa Wisata Bumisari juga memiliki beberapa curug yang jadi favorit traveler, diantaranya ada curug cingangah, curug mangli, curug sawangan, curug pengantin, curug tempuran dan curug duwur. Dari beberapa curug tersebut baru curug duwur yang sudah dikelola dengan baik. Curug duwur sering digunakan untuk uji adrenalin dengan memanfaatkan ketinggian curug untuk bersalto. Bahkan beberapa kali ada wisatawan dari luar kota yang tergabung dalam olahraga extreme memanfaatkan curug duwur untuk cliff jumping atau bersalto dari atas ketinggian.



Next akan visit purbalingga bahas curug dibawah ini :

Curug di Kecamatan Kutasari
Curug Lamuk



Curug di Kecamatan Mrebet
1. Curug Nini (Cipaku Mrebet) 2. Curug Singongah (Cipaku) 3. Curug Kecom (Binangun) 4. Curug Tuntung laut (Binangun)



Curug di Kecamatan Karangmoncol
1. Curug Sumirat n mungguan (Sirau)

Blog personal untuk berbagi info wisata, traveling, budaya, kuliner, potensi alam dan desa wisata yang ada di Kabupaten Purbalingga .

Disqus Comments